WELCOME TO MY GALLERY

Kenapa Harus Mandiri?

Kenapa harus mandiri?
Itulah dulu yang sering aku tanyakan pada ibu ku,tiap di ajarkan bekarja di sawah,di ajarkan masak,di ajarkan bersih” rumah ,jujur aku sedari kecil sudah di ajarkan kerja di sawah seperti metik cabe,metik sayuran,panen bawang,nyirami tanaman yang luas .
Bila musim bawang tiap pagi jam 5:00 subuh sudah berangkat kesawah untuk menyiram tanaman bawang itu,di pagi buta yang dingin ,aku sama ibu,ayah gotong royong nyiramin ,walau aku kerjanya gak cepet tapi ibu selalu menyamangati ku bawah anak perempuan walau bungsu harus bisa mendiri,karna suatu hari kamu akan hidup sendiri bila ayah ibu sudah tiada,walau nanti kamu menikah ,kamu harus jadi wanita yang ringan tangan ,membantu mertua di sawah bila mertua petani,memasakan sarapan pagi untuk mertua dan keluarganya bila kamu ikut mertua atau silatuhrahmi,jangan jadi wanita malas dan manja itu bukan anak ibu ,itulah kata-kata ibu yang takan terlupakan.
Dan alhamdulilah aku bisa hidup mandiri ketika ibu kembali kepada_NYA,7 hari ibu wafat aku sudah bisa mandiri dari segala pekerjaan rumah,40 hari wafatnya ibu aku sudah bekerja jadi kuli di sawah orang yang membutuhkan tenaga ku,alhamdulilah bisa menghidupi ayah dan diri ku sendiri,walau itu semua ku lakukan hanya setahun karna aku memilih bekerja jadi TKIdan sampe sekarng pun masih jadi  TKI hehehe
Kenapa harus mandiri?
Mandiri itu penting karna hidup tak selamanya berdampingan dengan keluarga,suatu hari kamu akan tahu kemandirian berguna untuk diri mu sendiri,hidup jangan merepotkan orang lain walau itu saudara mu.
Lama gak nulis jadi kangen nulis ,inilah curhat ku hehe

Oleh yopres raprap ??
Kenapa harus mandiri?
Itulah dulu yang sering aku tanyakan pada ibu ku,tiap di ajarkan bekarja di sawah,di ajarkan masak,di ajarkan bersih” rumah ,jujur aku sedari kecil sudah di ajarkan kerja di sawah seperti metik cabe,metik sayuran,panen bawang,nyirami tanaman yang luas .
Bila musim bawang tiap pagi jam 5:00 subuh sudah berangkat kesawah untuk menyiram tanaman bawang itu,di pagi buta yang dingin ,aku sama ibu,ayah gotong royong nyiramin ,walau aku kerjanya gak cepet tapi ibu selalu menyamangati ku bawah anak perempuan walau bungsu harus bisa mendiri,karna suatu hari kamu akan hidup sendiri bila ayah ibu sudah tiada,walau nanti kamu menikah ,kamu harus jadi wanita yang ringan tangan ,membantu mertua di sawah bila mertua petani,memasakan sarapan pagi untuk mertua dan keluarganya bila kamu ikut mertua atau silatuhrahmi,jangan jadi wanita malas dan manja itu bukan anak ibu ,itulah kata-kata ibu yang takan terlupakan.
Dan alhamdulilah aku bisa hidup mandiri ketika ibu kembali kepada_NYA,7 hari ibu wafat aku sudah bisa mandiri dari segala pekerjaan rumah,40 hari wafatnya ibu aku sudah bekerja jadi kuli di sawah orang yang membutuhkan tenaga ku,alhamdulilah bisa menghidupi ayah dan diri ku sendiri,walau itu semua ku lakukan hanya setahun karna aku memilih bekerja jadi TKIdan sampe sekarng pun masih jadi  TKI hehehe
Kenapa harus mandiri?
Mandiri itu penting karna hidup tak selamanya berdampingan dengan keluarga,suatu hari kamu akan tahu kemandirian berguna untuk diri mu sendiri,hidup jangan merepotkan orang lain walau itu saudara mu.
Lama gak nulis jadi kangen nulis ,inilah curhat ku hehe

Oleh yopres raprap ??
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Jakarta Paling Seksi di Asia


Jakarta paling seksi di Asia. Ibu kota Indonesia ini masih menjadi pasar incaran untuk investasi properti ketimbang Shanghai, Kuala Lumpur, Singapura, dan bahkan Sydney.

Hasil jajak pendapat yang dilakukan oleh Grup iProperty mengungkapkan keunggulan komparatif Jakarta, yakni pasar domestik yang luar biasa besar dan pertumbuhan harga lebih tinggi dibanding empat kota lainnya tersebut.

Di satu sisi, harga propertinya justru masih terhitung kompetitif alias paling murah jika dibandingkan dengan Shanghai, Kuala Lumpur, Singapura, dan Sydney. Harga murah berpotensi tumbuh pesat. Nah, pertumbuhan harga inilah yang diincar oleh para investor, dan Jakarta menawarkan pertumbuhan harga dan keuntungan dengan margin lebih luas.

Walaupun Jakarta cenderung menutup pintu bagi investor asing karena adanya proteksi pemerintah dan ketiadaan regulasi kepemilikan pihak asing, hal tersebut tak menghalangi pertumbuhan investasi properti.

General Manager Rumah123.com Andy Roberts mengatakan, selain Jakarta, Indonesia punya banyak kawasan incaran. Kawasan-kawasan tersebut adalah Bintaro, BSD, dan Cibubur. Statistiknya masih sama. Namun, Harapan Indah mulai tumbuh sekitar 5 persen sebagai daerah yang paling dicari. Sementara itu, Kemang kian dilupakan karena harga yang terlalu tinggi dan juga macet.

Bila Cibubur, Bintaro, dan BSD dibidik oleh kalangan yang tertarik berinvestasi di rumah tapak, berbeda halnya dengan kawasan lainnya. Untuk apartemen, secara khusus, responden tertarik membeli di daerah Jakarta Pusat (30 persen), Jakarta Selatan (30 persen), dan Bogor (17 persen).

Selain Jakarta, pengguna situs Rumah123.com tampaknya juga menunjukkan adanya penambahan lokasi pencarian properti. Daerah Jabodetabek (Greater Jakarta) yang paling dicari oleh responden meliputi Bogor (36 persen), Serpong, Tangerang, dan Bekasi (masing-masing 20 persen), serta Cibubur (18 persen). Untuk lokasi investasi, mereka juga menyasar Bandung (50 persen), Yogyakarta (33 persen), dan Denpasar (28 persen).

"Tiga daerah di luar Jakarta yang sudah disebutkan sebelumnya harganya meningkat cukup tajam. Terutama di Bandung. Peminatnya dari 60.000 orang meningkat sampai 90.000 orang. Hal ini disebabkan beberapa hal. Bisa karena properti di Bandung semakin banyak atau mungkin juga karena orang-orang makin banyak yang menggunakan teknologi. Medan dan Balikpapan juga mengalami kenaikan pencarian di kuartal kedua ini," imbuh Andy.

Jakarta paling seksi di Asia. Ibu kota Indonesia ini masih menjadi pasar incaran untuk investasi properti ketimbang Shanghai, Kuala Lumpur, Singapura, dan bahkan Sydney.

Hasil jajak pendapat yang dilakukan oleh Grup iProperty mengungkapkan keunggulan komparatif Jakarta, yakni pasar domestik yang luar biasa besar dan pertumbuhan harga lebih tinggi dibanding empat kota lainnya tersebut.

Di satu sisi, harga propertinya justru masih terhitung kompetitif alias paling murah jika dibandingkan dengan Shanghai, Kuala Lumpur, Singapura, dan Sydney. Harga murah berpotensi tumbuh pesat. Nah, pertumbuhan harga inilah yang diincar oleh para investor, dan Jakarta menawarkan pertumbuhan harga dan keuntungan dengan margin lebih luas.

Walaupun Jakarta cenderung menutup pintu bagi investor asing karena adanya proteksi pemerintah dan ketiadaan regulasi kepemilikan pihak asing, hal tersebut tak menghalangi pertumbuhan investasi properti.

General Manager Rumah123.com Andy Roberts mengatakan, selain Jakarta, Indonesia punya banyak kawasan incaran. Kawasan-kawasan tersebut adalah Bintaro, BSD, dan Cibubur. Statistiknya masih sama. Namun, Harapan Indah mulai tumbuh sekitar 5 persen sebagai daerah yang paling dicari. Sementara itu, Kemang kian dilupakan karena harga yang terlalu tinggi dan juga macet.

Bila Cibubur, Bintaro, dan BSD dibidik oleh kalangan yang tertarik berinvestasi di rumah tapak, berbeda halnya dengan kawasan lainnya. Untuk apartemen, secara khusus, responden tertarik membeli di daerah Jakarta Pusat (30 persen), Jakarta Selatan (30 persen), dan Bogor (17 persen).

Selain Jakarta, pengguna situs Rumah123.com tampaknya juga menunjukkan adanya penambahan lokasi pencarian properti. Daerah Jabodetabek (Greater Jakarta) yang paling dicari oleh responden meliputi Bogor (36 persen), Serpong, Tangerang, dan Bekasi (masing-masing 20 persen), serta Cibubur (18 persen). Untuk lokasi investasi, mereka juga menyasar Bandung (50 persen), Yogyakarta (33 persen), dan Denpasar (28 persen).

"Tiga daerah di luar Jakarta yang sudah disebutkan sebelumnya harganya meningkat cukup tajam. Terutama di Bandung. Peminatnya dari 60.000 orang meningkat sampai 90.000 orang. Hal ini disebabkan beberapa hal. Bisa karena properti di Bandung semakin banyak atau mungkin juga karena orang-orang makin banyak yang menggunakan teknologi. Medan dan Balikpapan juga mengalami kenaikan pencarian di kuartal kedua ini," imbuh Andy.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Masakan jepang

Yakisoba, Mi Goreng ala Jepang

Yakisoba di Matsu Japanese Restaurant Hotel Millennium Jakarta  FITRI PRAWITASARI
 Tentu saja banyak orang yang gemar mengonsumsi mi. Selain karena mudah dibuat, seporsi mi pun cukup untuk menawar rasa lapar yang menyerang perut.

Berbagai cita rasa mi banyak ditawarkan di berbagai rumah makan baik di warung kaki lima hingga di restoran bintang lima. Bahkan termasuk pula restoran-restoran yang ada di dalam hotel.

Masakan mi menjadi salah satu hidangan khusus yang disediakan Matsu Japanese Restaurant Hotel Millennium Jakarta. Restoran menyajikan Yakisoba yang merupakan mi goreng ala Jepang.

Berbeda dengan mi yang dibuat di pasaran Indonesia, Executive Chef Millenium Hotel, Heriyanto mengatakan Yakisoba yang disajikan di restoran menggunakan mi yang terbuat dari tepung gandum dengan bentuk pipih kecil-kecil. Makanya, mi-nya berasa lebih kenyal daripada mi pada umumnya.

Yakisoba diberikan tambahan berupa parika, udang, jamur shitake, daging ayam dan daging sapi cincang serta sayuran. Sementara untuk rasa,  Yakisoba dibuat dengan rasa lebih manis dengan kecap asli yang juga didatangkan dari Jepang yakni kikkoman.

FITRI PRAWITASARI Nasi Ulam di Cafe Sirih Hotel Millennium Jakarta
Kuliner mi ala Jepang yang disajikan tersebut merupakan promo dua bulan sekali yang diluncurkan hotel. Tak hanya masakan Jepang, menu Indonesia pun turut menjadi andalan dengan menghadirkan nasi ulam yang disajikan di restoran lain yang ada di hotel, Cafe Sirih.

Pemilihan menu nasi ulam karena masih dalam suasana Hari Kemerdekaan pada bulan Agustus. Nasi ulam yang disajikan terbilang unik dengan ditambahkan potongan daging burung puyuh.

"Nasi ulam biasanya pakai ayam goreng, sudah biasa. Kita di sini kreasi pakai burung puyuh. Burung puyuh juga sering digunakan pada masakan Eropa," tutur Haryanto.

Ya, daging burung puyuh bertengger menghiasi piring makan yang disajikan. Namun justru di sini salah satu letak menariknya hidangan ini. Saat menikmatinya jangan lupa pula dicocol pada sambal yang tersedia.

Yakisoba, Mi Goreng ala Jepang

Yakisoba di Matsu Japanese Restaurant Hotel Millennium Jakarta  FITRI PRAWITASARI
 Tentu saja banyak orang yang gemar mengonsumsi mi. Selain karena mudah dibuat, seporsi mi pun cukup untuk menawar rasa lapar yang menyerang perut.

Berbagai cita rasa mi banyak ditawarkan di berbagai rumah makan baik di warung kaki lima hingga di restoran bintang lima. Bahkan termasuk pula restoran-restoran yang ada di dalam hotel.

Masakan mi menjadi salah satu hidangan khusus yang disediakan Matsu Japanese Restaurant Hotel Millennium Jakarta. Restoran menyajikan Yakisoba yang merupakan mi goreng ala Jepang.

Berbeda dengan mi yang dibuat di pasaran Indonesia, Executive Chef Millenium Hotel, Heriyanto mengatakan Yakisoba yang disajikan di restoran menggunakan mi yang terbuat dari tepung gandum dengan bentuk pipih kecil-kecil. Makanya, mi-nya berasa lebih kenyal daripada mi pada umumnya.

Yakisoba diberikan tambahan berupa parika, udang, jamur shitake, daging ayam dan daging sapi cincang serta sayuran. Sementara untuk rasa,  Yakisoba dibuat dengan rasa lebih manis dengan kecap asli yang juga didatangkan dari Jepang yakni kikkoman.

FITRI PRAWITASARI Nasi Ulam di Cafe Sirih Hotel Millennium Jakarta
Kuliner mi ala Jepang yang disajikan tersebut merupakan promo dua bulan sekali yang diluncurkan hotel. Tak hanya masakan Jepang, menu Indonesia pun turut menjadi andalan dengan menghadirkan nasi ulam yang disajikan di restoran lain yang ada di hotel, Cafe Sirih.

Pemilihan menu nasi ulam karena masih dalam suasana Hari Kemerdekaan pada bulan Agustus. Nasi ulam yang disajikan terbilang unik dengan ditambahkan potongan daging burung puyuh.

"Nasi ulam biasanya pakai ayam goreng, sudah biasa. Kita di sini kreasi pakai burung puyuh. Burung puyuh juga sering digunakan pada masakan Eropa," tutur Haryanto.

Ya, daging burung puyuh bertengger menghiasi piring makan yang disajikan. Namun justru di sini salah satu letak menariknya hidangan ini. Saat menikmatinya jangan lupa pula dicocol pada sambal yang tersedia.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Menikmati Keindahan Air Terjun Kuang Si di Laos

Menikmati Keindahan Air Terjun Kuang Si di Laos

Air terjun Kuang Si di Luang Prabang, Laos. Air terjun Kuang Si adalah salah satu tempat yang paling banyak dikunjungi dan populer bagi wisatawan di Luang Prabang, Laos. Letaknya sekitar 30 km dari kota Luang Prabang. Turis biasanya memakai Tuk Tuk atau semacam taksi bentor di Laos. Bila ingin lebih eksklusif, bisa juga memesan mobil minivan melalui travel agent di kawasan Luang Prabang.
Perjalanan menuju air terjun Kuang Si memakan waktu sekitar 1 jam.  Sepanjang perjalanan para turis disuguhi pemandangan pegunungan yang luas. Dengan jalan yang berliku dan Tuk Tuk yang terbuka, udara segar menyeruak dari perbukitan yang asri.
Tiket masuk air terjun Kuang Si adalah 20.000 Kip atau setara dengan Rp 25.000. Dari pintu masuk berjalan kaki sekitar 15 menit ke area air terjun Kuang Si.
Aksi turis di air terjun Kuang Si di Luang Prabang, Laos.
Air terjun paling bawah adalah air terjun yang paling kecil. Airnya terasa segar dan bersih. Dari jauh tampak warna cokelat kebiruan. Di sini para turis diperbolehkan berenang. Bisa juga uji nyali dengan melakukan lompat bebas dari ketinggian sekitar 10 meter.  
Jangan khawatir, pengelola kawasan menyediakan ruangan ganti pakaian bagi turis yang ingin berenang dan membersihkan diri. Bila tidak ingin berenang, turis bisa hanya sekadar duduk–duduk di pinggir aliran air sambil menikmati pemandangan.
Naik lagi ke atas, tampak air terjun yang paling tinggi. Turis bisa menikmati percikan air terjun yang jatuh, sambil berendam kaki, dan menikmati alunan suara air yang mengalir.
Bila memiliki jiwa berpetualang, turis bisa trekking atau jalan menyusuri area perbukitan di area air terjun Kuang Si. Perjalanan mengitari keliling bukit sampai ke puncak bukit. Biasanya dapat dilalui sekitar 4 jam perjalanan.


Turis di air terjun Kuang Si di Luang Prabang, Laos.
Saat Kompas.com telusuri, medannya tidaklah terlalu berat dalam artian tidak terlalu tinggi menanjak. Patut diperhatikan adalah cuaca. Bila musim hujan tanahnya akan sangat licin dan rawan tergelincir.
Selain keindahannya, satu hal yang patut dikagumi dari air terjun Kuang Si adalah kebersihannya sangat terjaga. Di dalam area air terjun tidak ada sampah sedikit pun, termasuk sampah makanan dan plastik. Para turis domestik maupun asing sangat menjaga kebersihan air terjun dan sekitarnya.

Selain bersih dari sampah, area air terjun juga bersih dari para penjual makanan dan suvenir, baik penjual kaki lima maupun toko. Para penjual secara teratur berjualan di depan pintu gerbang masuk air terjun Kuang Si yang jauh dari area air terjun.


Menikmati Keindahan Air Terjun Kuang Si di Laos

Air terjun Kuang Si di Luang Prabang, Laos. Air terjun Kuang Si adalah salah satu tempat yang paling banyak dikunjungi dan populer bagi wisatawan di Luang Prabang, Laos. Letaknya sekitar 30 km dari kota Luang Prabang. Turis biasanya memakai Tuk Tuk atau semacam taksi bentor di Laos. Bila ingin lebih eksklusif, bisa juga memesan mobil minivan melalui travel agent di kawasan Luang Prabang.
Perjalanan menuju air terjun Kuang Si memakan waktu sekitar 1 jam.  Sepanjang perjalanan para turis disuguhi pemandangan pegunungan yang luas. Dengan jalan yang berliku dan Tuk Tuk yang terbuka, udara segar menyeruak dari perbukitan yang asri.
Tiket masuk air terjun Kuang Si adalah 20.000 Kip atau setara dengan Rp 25.000. Dari pintu masuk berjalan kaki sekitar 15 menit ke area air terjun Kuang Si.
Aksi turis di air terjun Kuang Si di Luang Prabang, Laos.
Air terjun paling bawah adalah air terjun yang paling kecil. Airnya terasa segar dan bersih. Dari jauh tampak warna cokelat kebiruan. Di sini para turis diperbolehkan berenang. Bisa juga uji nyali dengan melakukan lompat bebas dari ketinggian sekitar 10 meter.  
Jangan khawatir, pengelola kawasan menyediakan ruangan ganti pakaian bagi turis yang ingin berenang dan membersihkan diri. Bila tidak ingin berenang, turis bisa hanya sekadar duduk–duduk di pinggir aliran air sambil menikmati pemandangan.
Naik lagi ke atas, tampak air terjun yang paling tinggi. Turis bisa menikmati percikan air terjun yang jatuh, sambil berendam kaki, dan menikmati alunan suara air yang mengalir.
Bila memiliki jiwa berpetualang, turis bisa trekking atau jalan menyusuri area perbukitan di area air terjun Kuang Si. Perjalanan mengitari keliling bukit sampai ke puncak bukit. Biasanya dapat dilalui sekitar 4 jam perjalanan.


Turis di air terjun Kuang Si di Luang Prabang, Laos.
Saat Kompas.com telusuri, medannya tidaklah terlalu berat dalam artian tidak terlalu tinggi menanjak. Patut diperhatikan adalah cuaca. Bila musim hujan tanahnya akan sangat licin dan rawan tergelincir.
Selain keindahannya, satu hal yang patut dikagumi dari air terjun Kuang Si adalah kebersihannya sangat terjaga. Di dalam area air terjun tidak ada sampah sedikit pun, termasuk sampah makanan dan plastik. Para turis domestik maupun asing sangat menjaga kebersihan air terjun dan sekitarnya.

Selain bersih dari sampah, area air terjun juga bersih dari para penjual makanan dan suvenir, baik penjual kaki lima maupun toko. Para penjual secara teratur berjualan di depan pintu gerbang masuk air terjun Kuang Si yang jauh dari area air terjun.


Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Bayar Setengah Harga dari Tigerair Mandala

Bayar Setengah Harga dari Tigerair Mandala

Presiden Direktur Mandala Airlines, Paul Rombeek membagikan cinderamata saat penerbangan perdana Mandala Jakarta-Yogyakarta kepada penumpang di kabin, Kamis (16/5/2013). Penambahan rute ini kian memperluas jaringan Mandala di tujuh tujuan domestik yaitu Jakarta, Denpasar, Pekanbaru, Medan, Padang, Surabaya, dan Yogyakarta.

Siaran pers Tigerair Mandala kepada Kompas.com, Rabu (21/8/2013) menyebutkan selain itu, Tigerair Mandala juga meluncurkan fasilitas baru, SMS Itinerary, yang dapat dibeli sebagai fasilitas tambahan saat melakukan pemesanan tiket online.

Tigerair Mandala percaya bahwa berwisata atau traveling tidak hanya sekadar pergi dari satu tempat ke tempat lain, tapi mewujudkan impian dan membuat pengalaman tak terlupakan.

"Oleh karena itulah Tigerair Mandala berkomitmen memberikan pengalaman terbang yang aman, tepat waktu dan nyaman dengan biaya terjangkau. Dengan promo ini, Tigerair Mandala berharap dapat memberikan lebih banyak kesempatan bagi lebih banyak orang untuk dapat menikmati impiannya bepergian di dalam dan luar negeri," kata Paul Rombeek, Presiden Direktur Tigerair Mandala.

Melalui Promo Combo 50 Persen, penumpang dari Denpasar, Yogyakarta, Surabaya dan Pekanbaru dapat membeli tiket ke Bangkok mulai dari harga Rp 507.000 (sekali jalan) dan ke Hongkong mulai dari harga Rp 987.400 (sekali jalan).

Promo ini juga berlaku untuk penerbangan ke seluruh rute domestik Tigerair Mandala dengan transit di Jakarta. Promo ini berlangsung dari 21-27 Agustus 2013 dan penumpang dapat terbang selama periode 1 Oktober 2013 – 31 Mei 2014. Harga promo belum termasuk pajak pemerintah dan biaya tambahan lain seperti bagasi, Board-Me-First, pemilihan kursi, pemesanan makanan online, asuransi tambahan dan fasilitas lainnya seperti SMS Itinerary.

Khusus untuk kota Yogyakarta, penumpang dapat membeli tiket promo Tigerair Mandala di mobile selling unit pada tanggal 23-25 Agustus 2013 di  Benteng Vredeburg, Kaliurang, Kampus UNY Colombo dan lokasi-lokasi lainnya.

Selain Promo Combo 50 Persen, lanjut Paul Rombeek, Tigerair Mandala juga meluncurkan fasilitas tambahan SMS Itinerary. "Dengan membeli fasilitas ini saat melakukan pemesanan tiket online, penumpang akan mendapatkan SMS yang berisi kode booking, jadwal penerbangan, kode penerbangan, serta kota asal dan tujuan," katanya. (*)

Bayar Setengah Harga dari Tigerair Mandala

Presiden Direktur Mandala Airlines, Paul Rombeek membagikan cinderamata saat penerbangan perdana Mandala Jakarta-Yogyakarta kepada penumpang di kabin, Kamis (16/5/2013). Penambahan rute ini kian memperluas jaringan Mandala di tujuh tujuan domestik yaitu Jakarta, Denpasar, Pekanbaru, Medan, Padang, Surabaya, dan Yogyakarta.

Siaran pers Tigerair Mandala kepada Kompas.com, Rabu (21/8/2013) menyebutkan selain itu, Tigerair Mandala juga meluncurkan fasilitas baru, SMS Itinerary, yang dapat dibeli sebagai fasilitas tambahan saat melakukan pemesanan tiket online.

Tigerair Mandala percaya bahwa berwisata atau traveling tidak hanya sekadar pergi dari satu tempat ke tempat lain, tapi mewujudkan impian dan membuat pengalaman tak terlupakan.

"Oleh karena itulah Tigerair Mandala berkomitmen memberikan pengalaman terbang yang aman, tepat waktu dan nyaman dengan biaya terjangkau. Dengan promo ini, Tigerair Mandala berharap dapat memberikan lebih banyak kesempatan bagi lebih banyak orang untuk dapat menikmati impiannya bepergian di dalam dan luar negeri," kata Paul Rombeek, Presiden Direktur Tigerair Mandala.

Melalui Promo Combo 50 Persen, penumpang dari Denpasar, Yogyakarta, Surabaya dan Pekanbaru dapat membeli tiket ke Bangkok mulai dari harga Rp 507.000 (sekali jalan) dan ke Hongkong mulai dari harga Rp 987.400 (sekali jalan).

Promo ini juga berlaku untuk penerbangan ke seluruh rute domestik Tigerair Mandala dengan transit di Jakarta. Promo ini berlangsung dari 21-27 Agustus 2013 dan penumpang dapat terbang selama periode 1 Oktober 2013 – 31 Mei 2014. Harga promo belum termasuk pajak pemerintah dan biaya tambahan lain seperti bagasi, Board-Me-First, pemilihan kursi, pemesanan makanan online, asuransi tambahan dan fasilitas lainnya seperti SMS Itinerary.

Khusus untuk kota Yogyakarta, penumpang dapat membeli tiket promo Tigerair Mandala di mobile selling unit pada tanggal 23-25 Agustus 2013 di  Benteng Vredeburg, Kaliurang, Kampus UNY Colombo dan lokasi-lokasi lainnya.

Selain Promo Combo 50 Persen, lanjut Paul Rombeek, Tigerair Mandala juga meluncurkan fasilitas tambahan SMS Itinerary. "Dengan membeli fasilitas ini saat melakukan pemesanan tiket online, penumpang akan mendapatkan SMS yang berisi kode booking, jadwal penerbangan, kode penerbangan, serta kota asal dan tujuan," katanya. (*)
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Promosi Wisata di Bali Masih Tumpang Tindih

Promosi Wisata di Bali Masih Tumpang Tindih


Wisatawan mengunjungi Pantai Dreamland, Bali, Jumat (7/9/2012). 
Bali sebagai tujuan wisata andalan Indonesia tetap memerlukan promosi. Namun, promosi selama ini masih dirasakan tumpang tindih antarorganisasi dalam industri pariwisata.

Bahkan, materi promosi pun belum fokus pada apa kelebihan Pulau Dewata. Pantai dan wisata bahari hingga olahraga yang bersifat modern justru mendominasi promosi pariwisata Bali belakangan ini. Karena itu, Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Bali tengah mengakomodasi dan memfokuskan promosi pada budaya kearifan lokal.

”Kami tidak ingin Bali bergeser dari keunggulannya dalam mengelola kebudayaan dan kearifan lokal,” kata Ketua BPPD Bali Tjokorda Oka Artha Ardana, di Denpasar, Selasa (20/8/2013).

Kekayaan budaya itu menjadi kekuatan daya tarik yang membedakan pariwisata Bali dengan daerah dan negara lain. Menurut dia, Bali tak bisa disamakan dengan Singapura, misalnya, yang mengandalkan obyek wisata baru dan modern.

Fokus promosi budaya ini akan diperdalam pada rapat kerja BPPD Bali, khususnya destinasi hingga strategi dalam negeri dan mancanegara. Penelitian mengenai pariwisata Bali juga menjadi atensi BPPD Bali untuk mengantisipasi tumpang tindih antarkabupaten/kota.

Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Bali, Perry Markus mendukung Bali tetap menggiatkan promosi. Ia berharap keberadaan BPPD Bali mampu mengakomodasi keinginan industri pariwisata.

BPPD Bali terbentuk pada Juni lalu. Badan ini mengajukan anggaran Rp 38 miliar dalam APBD tahun 2014 dan mendapatkan dukungan swasta Rp 21 miliar. Wisatawan domestik tetap menjadi perhatian. Untuk wisatawan dari mancanegara, Bali saat ini juga berupaya mendatangkan wisatawan dari Afrika.

Promosi Wisata di Bali Masih Tumpang Tindih


Wisatawan mengunjungi Pantai Dreamland, Bali, Jumat (7/9/2012). 
Bali sebagai tujuan wisata andalan Indonesia tetap memerlukan promosi. Namun, promosi selama ini masih dirasakan tumpang tindih antarorganisasi dalam industri pariwisata.

Bahkan, materi promosi pun belum fokus pada apa kelebihan Pulau Dewata. Pantai dan wisata bahari hingga olahraga yang bersifat modern justru mendominasi promosi pariwisata Bali belakangan ini. Karena itu, Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Bali tengah mengakomodasi dan memfokuskan promosi pada budaya kearifan lokal.

”Kami tidak ingin Bali bergeser dari keunggulannya dalam mengelola kebudayaan dan kearifan lokal,” kata Ketua BPPD Bali Tjokorda Oka Artha Ardana, di Denpasar, Selasa (20/8/2013).

Kekayaan budaya itu menjadi kekuatan daya tarik yang membedakan pariwisata Bali dengan daerah dan negara lain. Menurut dia, Bali tak bisa disamakan dengan Singapura, misalnya, yang mengandalkan obyek wisata baru dan modern.

Fokus promosi budaya ini akan diperdalam pada rapat kerja BPPD Bali, khususnya destinasi hingga strategi dalam negeri dan mancanegara. Penelitian mengenai pariwisata Bali juga menjadi atensi BPPD Bali untuk mengantisipasi tumpang tindih antarkabupaten/kota.

Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Bali, Perry Markus mendukung Bali tetap menggiatkan promosi. Ia berharap keberadaan BPPD Bali mampu mengakomodasi keinginan industri pariwisata.

BPPD Bali terbentuk pada Juni lalu. Badan ini mengajukan anggaran Rp 38 miliar dalam APBD tahun 2014 dan mendapatkan dukungan swasta Rp 21 miliar. Wisatawan domestik tetap menjadi perhatian. Untuk wisatawan dari mancanegara, Bali saat ini juga berupaya mendatangkan wisatawan dari Afrika.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Eloknya Palangkaraya dari Bukit Tangkiling

Eloknya Palangkaraya dari Bukit Tangkiling

Wisatawan mendaki Bukit Tangkiling di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Pemandangan indah bisa dinikmati dari tempat yang termasuk Taman Wisata Alam Bukit Tangkiling dengan jarak 34 kilometer dari pusat Kota Palangkaraya itu. Puncak bukit berketinggian 197 meter dari permukaan laut itu dapat dicapai setelah pendakian sekitar 30 menit. Bukit Tangkiling adalah tujuan wisata unggulan.

Bukit Tangkiling yang berjarak 34 kilometer dari pusat Kota Palangkaraya sudah ditetapkan sebagai daerah tujuan wisata terpadu unggulan. Para pengunjung juga bisa melihat beberapa jenis satwa, melakukan wisata religi, dan menikmati kegiatan outbound.

Namun, di antara berbagai pilihan, tentu pesona alam yang menjadi andalan Bukit Tangkiling. Pendakian sangat menyenangkan dilakukan pada pagi pukul 07.00-08.00. Rimbunnya pepohonan, seperti meranti, cempedak, pilau, dan rambutan, menyambut wisatawan yang menyusuri pendakian.

Udara pada pertengahan Agustus 2013 itu sangat sejuk. Gumpalan awan menutupi matahari sehingga sinarnya tak terik. Suasana sungguh pas untuk berwisata ke Bukit Tangkiling. Setelah 15 menit berjalan kaki, separuh dari hasil pendakian sudah bisa dinikmati.

Napas lumayan terengah, tetapi tak terasa saat melihat pemandangan berupa hutan di sekitar Palangkaraya, Sungai Rungan, dan Bukit Baranahu. Di lahan terbuka itu, bangku-bangku panjang dan meja kayu tersedia untuk duduk melepas lelah. Perjalanan lalu dilanjutkan dengan berjalan santai.

Tak perlu memaksakan diri berjalan tanpa henti. Setelah sekitar 30 menit saja sejak mulai mendaki, puncak Bukit Tangkiling sudah bisa dicapai. Di tempat yang termasuk Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Tangkiling itu, tampaklah ikon Palangkaraya, yakni Jembatan Kahayan, berwarna jingga.

Infrastruktur sepanjang 640 meter itu berada di atas Sungai Kahayan yang membelah Palangkaraya. Di sisi lain terlihat Bukit Baranahu, Kalalawit, Tabala, Tunggal, Bulan, Buhis, Lisin, dan Liau yang masih termasuk kawasan TWA Bukit Tangkiling. Tentunya, Tangkiling merupakan bukit paling populer di kawasan tersebut.

Wisatawan bisa naik sebongkah batu besar yang berada di puncak Bukit Tangkiling. Di sana, seantero Palangkaraya bisa dilihat dengan leluasa.

Orangutan terlihat berkeliaran di Pulau Hampapak, di tengah Sungai Kahayan, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, akhir Maret 2013. Aksi satwa dilindungi itu dapat disaksikan wisatawan yang menikmati paket wisata susur sungai. Paket-paket lain antara lain mengunjungi betang atau rumah khas Dayak, menjelajah Taman Nasional Sebangau, memancing, dan mengenal budaya masyarakat lokal.
Sensasi paling istimewa apa lagi kalau bukan menikmati bekal minuman dingin seraya menikmati panorama yang memukau. Di puncak Bukit Tangkiling dengan tinggi 197 meter di atas permukaan laut (mdpl), beberapa pedagang menjajakan minuman dan makanan ringan.

Saat itu baru terasa mendaki pada pagi hari lebih mengasyikkan. Sebab, sinar matahari kian menyengat saat hari semakin siang. Hawa kembali terasa nyaman pada sore hari mulai pukul 16.00. Namun, wisatawan tentu diburu waktu karena sebelum gelap mereka sudah harus turun.

Jalur menuju puncak bisa ditempuh melalui dua rute utama. Karena itu, jalur pulang dan pergi bisa dilalui tidak dengan trek yang sama agar bisa melihat suasana berbeda. Jalur-jalur itu masih berdekatan dengan pelataran parkir kendaraan bermotor sehingga wisatawan tak perlu berjalan jauh saat mulai mendaki.

Kebun binatang

Bukit Tangkiling ditetapkan sebagai daerah tujuan wisata terpadu unggulan karena di sana juga terdapat tujuan wisata religi. Biara Pertapaan Karmel dan Pura Hindu Kaharingan dibangun di kawasan itu. Pesona alam kian lengkap dengan kebun binatang mini.

Berbagai satwa bisa dilihat, antara lain binturung, landak, dan kera. Tak jauh dari Bukit Tangkiling berdiri Hotel Rungan Sari yang berkelas. Banyak turis asing menginap di hotel itu. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng mengelola TWA Bukit Tangkiling dengan luas 533 hektar.

Menurut Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia Provinsi Kalteng Berdodi Samuel, wisatawan yang hendak ke Bukit Tangkiling tetapi ingin mencari informasi lebih banyak bisa datang ke kantor resor BKSDA Kalteng atau Anak Himba Outbound. Tempat-tempat itu masih berada di TWA Bukit Tangkiling.

Berdodi menambahkan, di balik keindahan Tangkiling terdapat legenda menarik. Konon, pada zaman dulu hidup seorang anak bernama Tangkiling. Suatu hari, anak kecil itu merengek-rengek kepada ibunya karena kelaparan. Lama kelamaan, sang ibu tak tahan dan naik pitam.

Ia memukul kepala Tangkiling sehingga anak itu berteriak-teriak. Tak kuasa menahan sakit, Tangkiling menangis dan berlari. Ia baru berhenti saat sampai di pelabuhan dan bertemu saudagar kaya yang menaruh kasihan. Nasib baik membuat saudagar itu mengajak Tangkiling berkelana dengan kapalnya.

RODERICK ADRIAN MOZES Jembatan Kahayan, Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Keberuntungan Tangkiling berlanjut hingga ia menjadi anak angkat saudagar. Tangkiling pun memiliki kapal sendiri. Saat Tangkiling dewasa, kapal besarnya berlabuh di suatu daerah. Ia berjumpa dengan perempuan bernama Bawi Kuwu dan mereka jatuh hati.

Tangkiling pun mengajak menikah yang diiyakan Bawi Kuwu. Suatu waktu, Tangkiling dan Bawi Kuwu sedang berduaan. Namun, betapa terkejutnya Bawi Kuwu saat menemukan bekas luka di kepala Tangkiling. Setelah menyimak kisah masa kecil pemuda itu, sadarlah Bawi Kuwu bahwa Tangkiling adalah anaknya.

Dewa-dewa menjadi murka dan mengirimkan kutukan kepada Tangkiling. Ia berubah menjadi batu. Nasib sama menimpa bahtera Tangkiling yang kini menjadi Batu Banama. Batu itu kini bisa dilihat di Bukit Tangkiling. Kisah mengenai asal-usul Bukit Tangkiling mirip dengan Sangkuriang di Jawa Barat.

Wisatawan dari Pontianak, Kalimantan Barat, Rudy Soeratno (30), kagum akan pemandangan dari puncak Bukit Tangkiling. Namun, masih terdapat kekurangan, yakni tidak ada bangunan untuk berteduh. Saat cuaca panas, wisatawan hanya bisa berlindung di balik batu besar.

Eloknya Palangkaraya dari Bukit Tangkiling

Wisatawan mendaki Bukit Tangkiling di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Pemandangan indah bisa dinikmati dari tempat yang termasuk Taman Wisata Alam Bukit Tangkiling dengan jarak 34 kilometer dari pusat Kota Palangkaraya itu. Puncak bukit berketinggian 197 meter dari permukaan laut itu dapat dicapai setelah pendakian sekitar 30 menit. Bukit Tangkiling adalah tujuan wisata unggulan.

Bukit Tangkiling yang berjarak 34 kilometer dari pusat Kota Palangkaraya sudah ditetapkan sebagai daerah tujuan wisata terpadu unggulan. Para pengunjung juga bisa melihat beberapa jenis satwa, melakukan wisata religi, dan menikmati kegiatan outbound.

Namun, di antara berbagai pilihan, tentu pesona alam yang menjadi andalan Bukit Tangkiling. Pendakian sangat menyenangkan dilakukan pada pagi pukul 07.00-08.00. Rimbunnya pepohonan, seperti meranti, cempedak, pilau, dan rambutan, menyambut wisatawan yang menyusuri pendakian.

Udara pada pertengahan Agustus 2013 itu sangat sejuk. Gumpalan awan menutupi matahari sehingga sinarnya tak terik. Suasana sungguh pas untuk berwisata ke Bukit Tangkiling. Setelah 15 menit berjalan kaki, separuh dari hasil pendakian sudah bisa dinikmati.

Napas lumayan terengah, tetapi tak terasa saat melihat pemandangan berupa hutan di sekitar Palangkaraya, Sungai Rungan, dan Bukit Baranahu. Di lahan terbuka itu, bangku-bangku panjang dan meja kayu tersedia untuk duduk melepas lelah. Perjalanan lalu dilanjutkan dengan berjalan santai.

Tak perlu memaksakan diri berjalan tanpa henti. Setelah sekitar 30 menit saja sejak mulai mendaki, puncak Bukit Tangkiling sudah bisa dicapai. Di tempat yang termasuk Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Tangkiling itu, tampaklah ikon Palangkaraya, yakni Jembatan Kahayan, berwarna jingga.

Infrastruktur sepanjang 640 meter itu berada di atas Sungai Kahayan yang membelah Palangkaraya. Di sisi lain terlihat Bukit Baranahu, Kalalawit, Tabala, Tunggal, Bulan, Buhis, Lisin, dan Liau yang masih termasuk kawasan TWA Bukit Tangkiling. Tentunya, Tangkiling merupakan bukit paling populer di kawasan tersebut.

Wisatawan bisa naik sebongkah batu besar yang berada di puncak Bukit Tangkiling. Di sana, seantero Palangkaraya bisa dilihat dengan leluasa.

Orangutan terlihat berkeliaran di Pulau Hampapak, di tengah Sungai Kahayan, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, akhir Maret 2013. Aksi satwa dilindungi itu dapat disaksikan wisatawan yang menikmati paket wisata susur sungai. Paket-paket lain antara lain mengunjungi betang atau rumah khas Dayak, menjelajah Taman Nasional Sebangau, memancing, dan mengenal budaya masyarakat lokal.
Sensasi paling istimewa apa lagi kalau bukan menikmati bekal minuman dingin seraya menikmati panorama yang memukau. Di puncak Bukit Tangkiling dengan tinggi 197 meter di atas permukaan laut (mdpl), beberapa pedagang menjajakan minuman dan makanan ringan.

Saat itu baru terasa mendaki pada pagi hari lebih mengasyikkan. Sebab, sinar matahari kian menyengat saat hari semakin siang. Hawa kembali terasa nyaman pada sore hari mulai pukul 16.00. Namun, wisatawan tentu diburu waktu karena sebelum gelap mereka sudah harus turun.

Jalur menuju puncak bisa ditempuh melalui dua rute utama. Karena itu, jalur pulang dan pergi bisa dilalui tidak dengan trek yang sama agar bisa melihat suasana berbeda. Jalur-jalur itu masih berdekatan dengan pelataran parkir kendaraan bermotor sehingga wisatawan tak perlu berjalan jauh saat mulai mendaki.

Kebun binatang

Bukit Tangkiling ditetapkan sebagai daerah tujuan wisata terpadu unggulan karena di sana juga terdapat tujuan wisata religi. Biara Pertapaan Karmel dan Pura Hindu Kaharingan dibangun di kawasan itu. Pesona alam kian lengkap dengan kebun binatang mini.

Berbagai satwa bisa dilihat, antara lain binturung, landak, dan kera. Tak jauh dari Bukit Tangkiling berdiri Hotel Rungan Sari yang berkelas. Banyak turis asing menginap di hotel itu. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng mengelola TWA Bukit Tangkiling dengan luas 533 hektar.

Menurut Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia Provinsi Kalteng Berdodi Samuel, wisatawan yang hendak ke Bukit Tangkiling tetapi ingin mencari informasi lebih banyak bisa datang ke kantor resor BKSDA Kalteng atau Anak Himba Outbound. Tempat-tempat itu masih berada di TWA Bukit Tangkiling.

Berdodi menambahkan, di balik keindahan Tangkiling terdapat legenda menarik. Konon, pada zaman dulu hidup seorang anak bernama Tangkiling. Suatu hari, anak kecil itu merengek-rengek kepada ibunya karena kelaparan. Lama kelamaan, sang ibu tak tahan dan naik pitam.

Ia memukul kepala Tangkiling sehingga anak itu berteriak-teriak. Tak kuasa menahan sakit, Tangkiling menangis dan berlari. Ia baru berhenti saat sampai di pelabuhan dan bertemu saudagar kaya yang menaruh kasihan. Nasib baik membuat saudagar itu mengajak Tangkiling berkelana dengan kapalnya.

RODERICK ADRIAN MOZES Jembatan Kahayan, Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Keberuntungan Tangkiling berlanjut hingga ia menjadi anak angkat saudagar. Tangkiling pun memiliki kapal sendiri. Saat Tangkiling dewasa, kapal besarnya berlabuh di suatu daerah. Ia berjumpa dengan perempuan bernama Bawi Kuwu dan mereka jatuh hati.

Tangkiling pun mengajak menikah yang diiyakan Bawi Kuwu. Suatu waktu, Tangkiling dan Bawi Kuwu sedang berduaan. Namun, betapa terkejutnya Bawi Kuwu saat menemukan bekas luka di kepala Tangkiling. Setelah menyimak kisah masa kecil pemuda itu, sadarlah Bawi Kuwu bahwa Tangkiling adalah anaknya.

Dewa-dewa menjadi murka dan mengirimkan kutukan kepada Tangkiling. Ia berubah menjadi batu. Nasib sama menimpa bahtera Tangkiling yang kini menjadi Batu Banama. Batu itu kini bisa dilihat di Bukit Tangkiling. Kisah mengenai asal-usul Bukit Tangkiling mirip dengan Sangkuriang di Jawa Barat.

Wisatawan dari Pontianak, Kalimantan Barat, Rudy Soeratno (30), kagum akan pemandangan dari puncak Bukit Tangkiling. Namun, masih terdapat kekurangan, yakni tidak ada bangunan untuk berteduh. Saat cuaca panas, wisatawan hanya bisa berlindung di balik batu besar.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More
 
Kerangka Template by creating website » Template modify by panjz online